DPK GMNI FISIP Untag 1954 Gelar KTD 2025

avatar amar
KTD GDPK GMNI Fisip Untag (tim)
KTD GDPK GMNI Fisip Untag (tim)

Swaranews.com  — Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) GMNI FISIP UNTAG Surabaya 1954 resmi menyelenggarakan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) pada 7–9 November 2025 di Agroedupark Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Marhaenisme di tengah dinamika krisis ekonomi, sosial, dan politik yang menuntut gerakan mahasiswa untuk hadir dengan solidaritas dan keberpihakan pada rakyat.

KTD tahun ini mengusung tema “Peneguhan Marhaenisme di Tengah Krisis: Bergerak Membangun Solidaritas dan Kedaulatan Rakyat.” Selama tiga hari penuh, peserta mendapatkan pembekalan ideologis, materi kepemimpinan, analisis sosial, hingga praktik lapangan yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Kabar Gembira! Insentif Guru Madrasah Non-ASN Cair Akhir Juni 2026

Sebagai bagian dari pembelajaran praksis, peserta KTD melakukan kegiatan analisa sosial di Desa Dalisodo sebuah desa dengan kekayaan hortikultura dan perkebunan yang berada di lereng Pegunungan Kawi. Desa ini dikenal memiliki potensi tanaman Cengkeh, Jeruk, Kopi, Jagung, Tebu, serta berbagai komoditas lainnya yang dikelola masyarakat dengan kearifan lokal.

Kegiatan yang dilakukan meliputi:

Observasi sosial dan ekonomi masyarakat,

Diskusi bersama petani mengenai pengelolaan komoditas perkebunan,

Penguatan wawasan kader mengenai kerja-kerja kerakyatan.

Keterlibatan langsung peserta diharapkan memperkuat pemahaman Marhaenisme secara praksis bahwa gerakan mahasiswa harus bertolak dari realitas rakyat yang sesungguhnya.

Baca Juga: Gerakan Basuh Kaki Orang Tua di Surabaya Dinilai Jadi Terobosan Pendidikan Karakter

Salah satu dosen Unitri sekaligus senior, Noviana Suprajitno, turut hadir sebagai salah satu pemateri.

“KTD ini bukan hanya ruang belajar ideologi, tetapi juga ruang pembentukan karakter kader agar memahami realitas rakyat secara langsung. Di tengah krisis multidimensi, GMNI harus hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan gerakan yang berpihak pada kedaulatan rakyat," Ketua Komisariat Dendy Setya Putra

Sekretaris Alda Nur Aufa Dania mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan proses kaderisasi ini sebagai fondasi kuat bagi lahirnya kader-kader Marhaenis yang berdisiplin, berkemajuan, dan tetap menjaga nilai perjuangan kerakyatan.

"Pengabdian di Desa Dalisodo menjadi pengalaman penting bagi peserta untuk memahami kehidupan rakyat secara nyata," terangnya.

Baca Juga: Budi Leksono Diskusi Politik Bersama Mahasiswa Unair dan Unesa

Sementara Ketua Pelaksana Bima Satya Pangestu menegaskan bahwa Pelaksanaan KTD ini berjalan dengan baik berkat kolaborasi seluruh panitia, peserta, dan dukungan berbagai pihak.

"Kami berharap peserta mampu membawa pulang semangat solidaritas, empati sosial, dan komitmen ideologis yang kokoh," ungkapnya.

DPK GMNI FISIP UNTAG Surabaya 1954 menegaskan bahwa kaderisasi adalah jantung pergerakan organisasi. Melalui KTD 2025, GMNI mempertegas perannya untuk terus mencetak kader-kader yang siap melanjutkan asra cita perjuangan nasional demokratis dan memperkuat kedaulatan rakyat di segala sektor rakyat. (mar)

Berita Terbaru

Peristiwa,

DSDABM Optimalkan Rumah Pompa

Swaranews.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak subuh pada Senin (22/6/2026), menyebabkan sejumlah wilayah mengalami genangan. Namun, hingga