Anggota DPRD Surabaya, H. Budi Leksono, Serap Aspirasi Warga dalam Reses di Tegalsari

avatar amar
Anggita DPRD Surabaya G. BUDI leksono (berdiri) saat menampung aspirasi warga. (Tim)
Anggita DPRD Surabaya G. BUDI leksono (berdiri) saat menampung aspirasi warga. (Tim)

Swaranews.com – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Budi Leksono, S.H., menggelar reses di Jalan Cempaka, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, sebagai bagian dari penjaringan aspirasi masyarakat dalam masa sidang ke-2 tahun anggaran 2025.

Dalam kegiatan ini, H. Budi Leksono, yang juga merupakan anggota Komisi B DPRD Surabaya (bidang perekonomian dan keuangan), mendengarkan langsung berbagai keluhan serta masukan dari warga. Reses tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan warga, serta elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi mereka.

Baca Juga: Budi Leksono Diskusi Politik Bersama Mahasiswa Unair dan Unesa

Perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya, Ahmad Hidayat, dalam sambutannya menekankan pentingnya konsolidasi internal melalui pertemuan tatap muka antara kader dan anggota legislatif dalam rangka reses ideologi. Kegiatan ini menjadi momen strategis bagi para kader untuk menyerap informasi dan memperkuat perjuangan partai di tengah dinamika politik yang berkembang.

Dorongan Kaderisasi dan Konsolidasi Politik

Dalam kesempatan ini, H. Budi Leksono mendapat apresiasi atas dedikasinya. Meskipun alokasi reses hanya mengizinkan dua titik, ia melampaui target dengan menyelenggarakan tiga pertemuan guna menjangkau lebih banyak kader dan masyarakat. Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah penguatan kaderisasi melalui program KTA digital.

DPP PDI Perjuangan menargetkan peningkatan jumlah kader yang memiliki KTA sebagai langkah pemetaan kekuatan politik di Jawa Timur. Saat ini, Kota Surabaya telah mencapai 47.000 anggota yang memiliki KTA dari total 318.000 pemilih saat Pemilu, atau sekitar 18%. Upaya ini terus didorong agar semakin tinggi demi mendukung konsolidasi partai di tingkat provinsi.

Perjuangan Aspirasi Masyarakat

Selain membahas kaderisasi, reses ini juga menyoroti berbagai aspirasi warga. Sejumlah warga menyampaikan permintaan perbaikan sungai yang melewati kawasan permukiman mereka. Meski belum masuk dalam agenda resmi, pemerintah berkomitmen untuk meninjau langsung kondisi sungai dan infrastruktur lainnya.

Baca Juga: Johari Mustawan Minta Definisi Penerima Manfaat Diperjelas dalam Oembahasan Raperda Penyelenggaraan Program Jamsostek

Warga juga mengusulkan peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang dianggap krusial bagi kesejahteraan masyarakat. Menanggapi hal ini, H. Budi Leksono menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan warga, khususnya di bidang ekonomi dan keuangan.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat diperjuangkan di DPRD, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan warga," ujarnya.

Perhatian pada Situs Bersejarah

Sebelum menggelar reses, H. Budi Leksono menyempatkan diri berziarah ke makam Kardono, salah satu tokoh yang dihormati di daerah tersebut. Dalam kunjungannya, ia menyoroti perlunya perawatan lebih baik untuk area makam serta perbaikan rumah juru kunci.

Baca Juga: Komisi C DPRD Sirabaya Desak Pemkot Tambah Alat Pengeruk Sedimen dan Prioritaskan Bozem Antisipasi Banjir Rob

Sebagai situs budaya, makam tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus dari dinas terkait. Kondisi lingkungan sekitar juga menjadi sorotan, terutama setelah hujan yang menyebabkan area terlihat kumuh. Oleh karena itu, ia berjanji untuk menyampaikan aspirasi ini kepada Dinas Pariwisata agar segera dilakukan langkah-langkah perbaikan.

Melalui reses ini, H. Budi Leksono menegaskan bahwa perjuangan partai tidak hanya terbatas pada politik elektoral, tetapi juga pada isu strategis seperti ketahanan pangan, urban farming, dan diversifikasi pangan guna menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan iklim.

Dengan berbagai aspirasi yang telah dihimpun, H. Budi Leksono berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan warga Surabaya, khususnya dalam bidang ekonomi, kesejahteraan, dan pelestarian budaya. (Mar)

Berita Terbaru