Swaranews.com - Musyawarah Daerah IV Pengurus Daerah Malang Raya Paguyuban Mas TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar) Jawa Timur menghasilkan nakhoda baru yang akan memimpin organisasi tersebut pada 2024 hingga 2028 mendatang.
Agung Buana selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses meneruskan perjuangan. Paguyuban keluarga besar Mas TRIP ini melakukan musyawarah daerah juga dalam rangka melakukan evaluasi dan konsolidasi serta regenerasi.
Baca Juga: Dispendik Jatim-AJP Gelar Pelatihan Penulisan Kreatif dan Public Speaking untuk Pelajar
“Ini merupakan sesuatu yang berkesinambungan, ada wasiat dari leluhur kami agar perjuangan jangan berhenti dan harus dilanjutkan oleh generasi penerus. Kami dari G2 dan G3 bergabung untuk bersama-sama melakukan konsolidasi dan evaluasi atas program kerja kepengurusan periode tahun 2019-2023," ujarnya, Sabtu (16/11/2024) di Gedung DPRD Kota Malang.
Agung menegaskan bahwa sebagai ajang regenerasi kepemimpinan melanjutkan kepemimpinan sebelumnya untuk melanjutkan krpemimpinan di periode 2024 - 2028, maka dilaksanakanlah Musda IV ini. Terdapat tiga calon kandidat yang telah memenuhi kriteria dan berkesempatan untuk mencalonkan diri sebagai ketua.
“Perjuangan itu harus diteruskan, karena motto kami perjuangan ku teruskan sampai akhir zaman. Jadi ini juga sebagai bagian dalam mewujudkan apa yang menjadi amanah dari para leluhur kami,” jelasnya.
Tiga calon kerua tersebut diantaranya, Uning Pontjolastri, Gigih Sutata dan Cone Kustarto Arifin. Namun setelah pembacaan visi dan misi, calon ketua atas nama Uning Pontjolastri mengundurkan diri dan menyisakan dua nama yakni Gigih dan Cone. Proses pemungutan suara berlangsung lancar.
Dengan hasil suara 57 suara, Gigih Sutata mendulang suara tertinggi dan dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Daerah Malang Raya Paguyuban Mas TRIP Jawa Timur periode 2024-2028.
“Terimakasih untuk semuanya, Ini adalah amanah, tentu saja sebagai amanah itu harus ditunaikan. Sebagaimana keinginan dari para leluhur, tentu ini juga bagian dari meneruskan perjuangan para leluhur,” kata Gigih Sutata.
Baca Juga: Wakil Bupati Jeneponto Hadiri Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 di Malang Raya
Dirinya juga meminta dukungan dan kerjasama dari seluruh anggota, bahwa amanah yang telah diberikan dapat terwujud atas kerjasama dari seluruh pihak.
Hingga saat ini, anggota Paguyuban Mas TRIP untuk daerah Malang Raya mencapai kurang lebih 200 anggota, yang terdiri dari Generasi 1 sampai dengan Generasi 3. Acara tersebut juga turut dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk Ketua DPRD Kota Malang, Perwakilan PJ Wali Kota Malang dan dari Forkopimda Kota Malang.
“Harapannya karena ini paguyuban keluarga, maka kedepannya semakin kompak dan memberikan sumbangsih ke masyarakat Malang. Karena kita sekarang berubah dari Brigade Pertempuran menjadi Brigade Pembangunan. Bagaimana kami mengisi kemerdekaan, karena perjuangan berbeda-beda caranya namun tujuannya sama untuk kesejahteraan masyarakat,” bebernya.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Pusat Paguyuban Mas TRIP Jawa Timur, Hendy Hendriono mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Musyawarah ini selaras dengan AD/ART. Ini merupakan wujud demokrasi dalam organisasi.
“Dalam Musda ini anggota bisa memilih siapa ketuanya. Karena suara anggota itu yang tertinggi. Malang termasuk Pengurus Daerah yang luas untuk Mas TRIP. Karena banyak kejadian salah satunya peristiwa Jalan Salak. Dukungan dari pemerintah juga sangat tinggi,” jelasnya.
Hendy berharap setelah pelantikan ini para pengurus bisa memenuhi amanah anggota. Tangkap aspirasi anggota dan pengarahan pengurus pusat dalam menyusun program kerja.
“Tentunya lanjutkan apa yang sudah dicapai pengurus terdahulu, seperti menjadikan Hari Mas TRIP sebagai hari besar daerah sampai memasukkan Perjuangan Mas TRIP kedalam muatan lokal dan selain itu juga terus bersinergi dengan berbagai pihak,” tutupnya. (Mar)
Editor : amar