Turnamen Catur Jampud 2 Junjung Tinggi Sportivitas dan Persahabatan

avatar swaranews.com
Abdul Ghoni MN meninjau langsung Turnamen Catur Jampud 2 di Kenjeran, Bulak, Surabaya. /Foto: Amar
Abdul Ghoni MN meninjau langsung Turnamen Catur Jampud 2 di Kenjeran, Bulak, Surabaya. /Foto: Amar

Swaranews.com - Masyarakat Bulak Peduli Catur yang tergabung dalam komunitas Jangan Membangun Permusuhan Untuk Damai (Jampud) menggelar Turnamen Catur Jampud 2 di lapangan Kenjeran Lama, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.

Imam Ghozali, Ketua Panitia Turnamen Catur Jampud 2 mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambung ikatan persaudaraan antar pecinta catur, khususnya Kota Surabaya. Dia menyebutkan gelaran turnamen Jampud yang pertama pada Agustus 2024 lalu.

Baca Juga: Budi Leksono Diskusi Politik Bersama Mahasiswa Unair dan Unesa

"Untuk mempersatukan pecinta olah raga Catur inilah kita selenggarakan yang kedua kalinya. Kita semua bersaudara itu motto catur. Maka saya implikasikan motto itu dalam turnamen catur Jampud 2 ini," ujarnya, Minggu (29/9/2024) siang.

Pria yang akrab disapa Ustadz Imam Ghozali ini menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengundang pihak Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Surabaya. Untuk wasit di turnamen kali ini, pihaknya menyiapkan 2 wasit dan 1 pairing.

"Pendaftaran gratis. Sedangkan untuk pemenang kita kasih trofi dan uang pembinaan. Juara 1 hadiah pembinaannya sebesar Rp 700 ribu, juara 2 Rp 600 ribu dan Juara 3 Rp 500 ribu," terangnya.

Imam Ghozali menyebutkan untuk 10 besar memang ada hadiah pembinaan. Sedangkan untuk peringkat 11 hingga 20 mendapatkan dana Rp 70.000. 20 jingga 30 mendapatkan Rp 60 dan 31 hingga 40 mendapatkan Rp 50.000.

Baca Juga: Johari Mustawan Minta Definisi Penerima Manfaat Diperjelas dalam Oembahasan Raperda Penyelenggaraan Program Jamsostek

Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am, anggota DPRD Kota Surabaya yang diundang didaulat membuka turnamen tersebut. Dalam sambutannya politikus PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menyampaikan pentingnya menjunjung tinggi sportifitas dalam bertanding.

"Semoga ada perhatian pemerintah kota ini untuk kemajuan catur di Surabaya," harapnya.

Abdul Ghoni MN berharap melalui turnamen catur ini mampu memotivasi masyarakat untuk gemar bermain catur. Karena sesuai hasil penelitian di bidang kesehatan. Ternyata bermain catur ini mampu sebagai therapy anti stroke.

Baca Juga: Komisi C DPRD Sirabaya Desak Pemkot Tambah Alat Pengeruk Sedimen dan Prioritaskan Bozem Antisipasi Banjir Rob

"Terima kasih atas kerja keras panitia untuk mewujudkan turnamen catur yang diikuti 200 peserta ini. Terima kasih pula kepada para peserta yang hadir dan bertanding hari ini," tuntasnya.

Sementara itu, Abdurrahman Wahid salah satu peserta mengakui sangat bangga bisa mengikuti Turnamen Catur Jampud 2 ini. Dirinya berharap olah raga catur akan lebih banyak diminati oleh kaum muda.

"Semoga pemerintah kota lebih sering menggelar turnamen catur. Terutama untuk memunculkan bibit atlet muda," tutup pria asal Bulak Setro Utara, Surabaya ini.

Berita Terbaru

Peristiwa,

DSDABM Optimalkan Rumah Pompa

Swaranews.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak subuh pada Senin (22/6/2026), menyebabkan sejumlah wilayah mengalami genangan. Namun, hingga