Swaranews.com - Anak Agung Ngurah Putra, Ketua Puri Surya Majapahit hadir dalam ulang tahun Majapahit ke 730. Dirinya menggantikan eyang Suryo yang wafat 3 tahun lalu.
Anak Agung Ngurah Putra merupakan anak dari mendiang Anak Agung Ngurah Rai. Eyang Suryo merupakan anak angkat sejak kecil dari mendiang Anak Agung Ngurah Rai lalu tercetuslah Puri Surya Majapahit di Trowulan, Mojokerto hingga saat ini.
Baca Juga: Reog Purbaya Surabaya Sabet Tiga Besar Nasional FNRP 2026
"Saat ini kita fokus untuk penataan kembali dan rencana merenovasi Puri Surya Majapahit sepeninggal eyang Suryo agar menjadi lebih baik," ujar AA Ngurah Putra, Minggu (17/12/2023).
Kilas sejarah Puri Surya Majapahit dengan Putri Campa bernama Lie Yu Lan salah satu istri Prabu Brawijaya V, Raja Majapahit.
"Altar pemujaan utama Parama Wisesa Pura merupakan pemujaan Bhatara Kawitan Sri Kertaradjasa Wisnu Wardhana atau Candi leluhur purusa Majapahit," papar AA Ngurah Putra.
Dia menyebutkan juga terdapat pratima siwa Buddha altar pemujaan kepada Buddha dimana agama Budha menjadi agama kerajaan Majapahit masa lalu yang mengalami kejayaan saat patih Gajah Mada dengan sumpah Amukti Palapanya yang berhasil menyatukan nusantara, wilayah kekuasaan hingga ke Campa, Vietnam.
Baca Juga: Reog Purbaya Surabaya Guncang Panggung Nasional KEN 2026
"Terbukti dengan makam putri Campa sekitar 300 meter bersebelahan dengan Puri Surya Majapahit. (sun)
Editor : amar