Swaranews.com – Di tengah tekanan ekonomi dan ketidakpastian musim yang membayangi masyarakat perkotaan, momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi oase solidaritas yang dinantikan. Merespons situasi tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyalurkan puluhan hewan kurban bagi warga di kawasan Surabaya Barat, Rabu (27/5/2026).
Politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe ini membagikan total 21 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Proses penyembelihan dan distribusi dipusatkan di sekitar kawasan bengkel kerjanya di Jalan Mastrip, Kecamatan Karangpilang, Surabaya.
Baca Juga: Budi Leksono Diskusi Politik Bersama Mahasiswa Unair dan Unesa
Sejak pagi hari, lokasi penyembelihan sudah dipadati warga yang membawa kupon pembagian. Panitia setempat menerapkan sistem penimbangan dan distribusi yang ketat guna memastikan seluruh proses berjalan tertib dan tepat sasaran. Bagi warga, bantuan daging kurban tahun ini terasa jauh lebih berarti di tengah lesunya daya beli dan lonjakan harga kebutuhan pokok.
“Dalam kondisi ekonomi sekarang, bantuan seperti ini sangat membantu dapur kami tetap mengepul,” ujar salah seorang warga yang mengantre di lokasi kegiatan.
Cak Yebe menjelaskan bahwa Iduladha kali ini bukan sekadar ritual keagamaan tahunan, melainkan momentum krusial untuk memperkuat jaringan pengaman sosial (solidaritas) antarwarga. Ia menyoroti kondisi ekonomi beberapa bulan terakhir yang kian menekan masyarakat kecil akibat efek domino perubahan cuaca ekstrem.
"Petani sekarang menghadapi musim yang sulit diprediksi akibat dampak El Nino. Masa tanam terganggu dan hasil panen tidak menentu. Dampak berantainya langsung terasa pada lonjakan harga kebutuhan sehari-hari di pasar perkotaan," terang Cak Yebe saat ditemui di lokasi penyembelihan.
Situasi pelik ini memaksa banyak kepala keluarga di Surabaya harus memutar otak dan memperketat pengeluaran rumah tangga mereka. Berangkat dari realita tersebut, Cak Yebe berharap penyaluran daging kurban dalam jumlah besar ini dapat langsung mengintervensi kebutuhan pangan warga, minimal untuk beberapa hari ke depan.
Menurut legislator Gerindra ini, kebahagiaan sejati umat Muslim di hari raya adalah ketika ibadah ritual dapat bertransformasi menjadi aksi sosial nyata yang menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
"Semangat gotong royong dan kepedulian sosial seperti inilah yang harus terus kita rawat, terutama saat masyarakat sedang diuji oleh tekanan ekonomi. Saya berharap momentum Iduladha ini tidak hanya meringankan beban fisik, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga agar saling menguatkan di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian," pungkasnya. (Mar)
Editor : redaksi